Pengalaman Mengatasi Gagal Tarik Uang Tunai di ATM BRI

Pengalaman Mengatasi Gagal Tarik Uang Tunai di ATM BRI

Pengalaman Mengatasi Gagal Tarik Uang Tunai di ATM BRI

Halo selamat malam, kali ini saya akan menulis tentang pengalamann saya saat mengalami gagal tarik tunai di ATM bank BRI.

Singkat cerita saya adalah seorang nasabah BRI dari sekitar tahun 2013, selama itu tidak pernah saya meragukan layanan dari bank milik negara ini (BUMN). Salah satu yang saya suka dari Bank BRI adalah banyaknya mesin ATM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya dikota-kota besar, bahkan di desa-desa terpencil pun ada.


Namun di bulan November 2020 ini saya sempat mengalami kejadian yang kurang meng-enakan dengan layanan bank ini. Saya mengalami gagal tarik tunai sebanyak 2 kali di mesin dan jam yang sama, dan yang mengejutkan adalah saldo tabungan saya juga ikut berkurang.

Tidak mau panik, saya pun pulang dari mesin ATM dengan tangan hampa. Untung saja saat itu saya masih pegang uang cash yang cukup untuk beberapa hari, jadi tidak terlalu saya ambil pusing. Toh nominal yang gagal tersebut tidak terlalu besar, kurang lebih 600 ribuan.

Meski begitu, saya pulang dengan pikiran "bagaimana kalau saya mengalami hal serupa pada saat kondisi terdesak dan nominal yang besar?" Pasti saya tidak bisa sesantai seperti saat ini, mungkin saya akan menggedor gedor kantor BRI dan teriak "PENIPU".. haha setidaknya itulah hal ekstrim yang saya bayangkan.

Esoknya saya langsung membuat laporan ke call center BRI di nomor 14017 dengan menggunakan telepon kantor tempat saya kerja (lumayan untuk hemat pulsa),, alhamdulillah ada suara merdu mbak CS yang menenangkan hati. 

Seperti biasa saya ditanya nama, nomor rekening, dan nama gadis ibu kandung untuk prosedur verifikasi.

Setelah identitas terkonfirmasi saya diminta menceritakan isi hati saya beserta kronologi kejadiannya, dimesin ATM mana dan kapan kejadiannya, dimomen itu saya laporkan lengkap jam dan menitnya. 

Diakhir telepon saya diberi nomor laporan yang fungsinya untuk menanyakan update perkembangan laporan/keluhan kita, karena itu jangan lupa dicatat dan disimpan ya nomor laporannya

Saran saya sebelum kalian lapor ke call center bisa menyiapkan ini:
  1. Tempat, tanggal dan jam kejadian - bisa kita lihat lewat catatan mutasi di rekening tabungan kita
  2. Harus tahu nominal yang hilang
  3. Siapkan buku tabungan untuk jaga"
  4. Nomor hp yang nantinya digunakan sebagai penerima informasi update laporan kita
  5. Dan yang paling penting adalah pulsa untuk telepon,, mahal cuy tarif teleponnya :)

Awalnya saya di info kalau paling lambat penyelesaiannya selama 14 hari kerja. Oke saya siap menungggu dan menanti saldo tabungan saya kembali ke pelukan

Dan ternyataaaaaa, tepat di hari kerja ke 14 (pagi) saldo masih belum balik. Oleh karena itu, di jam 10 pagi saya berinisiatif mencoba menanyakan status laporan saya dengan menggunakan nomor laporan yang telah diberikan sebelumnya, kali ini saya menghubungi via email di callbri@bri.co.id, selang 5 menit dapat balasan kalau laporan saya masih sedang di proses dan diminta untuk menunggu.

Malam hari ditanggal yang sama saya mendapat sms dari BRI-NOTIF kurang lebih seperti berikut "Yth. Nasabah BRI kami informasikan pengaduan Bpk/Ibu no **** terhadap transaksi yg gagal telah diselesaikan & uang telah dikembalikan ke rekening. Terima kasih"



Kembali kasih saya sampaikan ke pihak BRI, selang setengah jam sms pemberitahuan tersebut, uang saya kembali, Alhamdulillah.

Begitulah pengalaman saya dalam mengatasi gagal tarik tunai di bank BRI, pesan dari saya yakni jangan panik,  catat semua detail kejadian, dan pastinya sabar menunggu proses investigasi dari pihak Bank.

Sekian,
14 Desember 2020, 19.14 WIB
Kantor Cabang BRI Sidoarjo
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Silahkan bagikan artikel ini keteman anda yang membutuhkan informasi seperti ini.

Silahkan komentar jika anda terbantu terbantu dengan artikel ini.

Komentarlah dengan bijak. Terima kasih.